(foto: tomi tresnady/okezone)
JAKARTA– Awalnya siapa yang tahu tentang ketujuh anak muda asal Bandung ini? Namun setelah videonya tersebar di Youtube, Sm*sh langsung meroket dan menjadi perbincangan dimana-mana.
Mereka mengaku sempat kaget ketika videonya banyak yang melihat dan menjadi terkenal secara instan. “Kaget, enggak nyangka. Awalnya itu Sm*sh dibuat enggak bener-bener serius, ini ide dari manajemen. Kemudian dicoba, keluar di youtube respon dalam satu minggu langsung bagus. Mungkin karena di indonesia, boy band itu jarang,” jelas Rafael.
Namun mereka pun mengakui jika imej boyband selalu dipandang sebelah mata dan identik dengan cowok-cowok yang kemayu atau terlalu memperhatikan penampilan.
“Penampilan itu kan memang harus diperhatikan, tapi kita enggak setuju kalau Sm*sh disebut kemayu. Boyband itu kan tuntutan profesi. Sehari-hari sih enggak dandan, pake kaos, celana pendek, biasa aja kok,” tambah Rafael saat ditemui Okezone di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Kamis (17/2/2011).
Kehadiran boyband yang terdiri dari Dicky, Morgan, Reza, Bisma, Rangga, Ilham, dan Rafael ini dianggap sebagai trendsetter bangkitnya boyband di Indonesia. Pasalnya setelah kemunculan SM*SH, nama lain seperti Treeji dan Max 5 pun turut bermunculan.
“Ya kita senang aja kalau dibilang sebagai trendsetter. Tapi kita enggak menganggapnya sebagai saingan kok. Kita malah jadinya terus mencari inovasi baru,” paparnya. (uky)