SM*SH Konser Nostalgia di Kendari

Senin, 4 Juli 2011 - 10:37 wib
Sm*sh (Foto: Tomi Tresnady/okezone)
Sm*sh (Foto: Tomi Tresnady/okezone)
KENDARI - SM*SH menggelar konser di kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kunjungan ke Kendari sekaligus menjadi ajang nostalgia dua personel boyband remaja itu.

Di sana, SM*SH menyempatkan diri berlibur mengelilingi Kendari, sekaligus mengunjungi lokasi yang membuat dua personelnya, Reza dan Ilham, nostalgia. Mereka lahir di Kendari.

Kunjungan SM*SH di Kendari diawali dengan jumpa fans antara boyband asal Bandung itu dengan para penggemarnya yang biasa disebut Smash Blast.

Kedekatan SM*SH dengan penggemarnya terlihat pada acara jumpa fans, Sabtu, 1 Juli. Bahkan sejumlah penggemar membawa langsung kado khusus buat para personel.

Usai jumpa fans, malam harinya SM*SH tampil di acara sebuah launching sekolah model di Kendari. SM*SH hadir sebagai bintang tamu.

Ratusan penggemar tak urung terlibat aksi saling dorong mengingat lokasi acara yang berada di ruang tertutup di sebuah hotel, sehingga jumlah penonton pun sangat dibatasi.

Suasana sontak menjadi riuh saat 7 personel yang terdiri atas Morgan Oey, Rangga Dewamoela, Rafael, Dicky M Prasetya, Reza Anugrah, Muhammad Ilham Fauzi, dan Bisma Karisma naik ke atas panggung untuk unjuk penampilan mereka.

Gemuruh dari histeria penggemar mereka yang sebagian besar adalah remaja putri tidak henti-hentinya mengelu-elukan pujaan mereka. Kondisi penonton yang begitu padat membuat SM*SH dan penggemarnya nyaris tidak ada jarak.

Keesokan harinya usai menggetarkan Kota Kendari dengan konsernya, SM*SH  menyempatkan waktu berkeliling Kota Kendari dan mampir di tempat-tempat kuliner khas Kendari seperti Sinonggi, makanan khas yang dibuat dari bahan dasar sagu.

Perjalanan selanjutnya selama di Kendari, mereka menyempatkan mampir di Rumah Sakit Dokter Ismoyo Kendari atau dikenal Rumah Sakit Korem. Di Rumah Sakit inilah Reza dan Llham lahir.

“Kita cukup bahagia bisa berada di Kendari menghibur penggemar di sini. Kita juga sangat menikmati alam Kendari yang jauh dari polusi, kemacetan dan tentu pemandangan alam. Terutama laut yang indah,” tutur Bhisma sambil berbincang-bincang dengan Okezone, Sabtu 2 Juli.



(Ahmad Nizar/Global/tre)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.