JAKARTA - Band asal Subang, Jawa Barat, yang berdiri pada 7 Maret 2008, ini, mengklaim sukses menembus industri musik Malaysia. Walaupun sudah bukan barang aneh jika ada musisi Indonesia begitu dicintai di Negeri Mahathir Muhammad, itu.
Di kampung halaman sendiri band yang diawaki Denis (Vokalis) Arief (Keyboard), Henry (Drumer), Bayu dan Avew (Guitar) belum begitu dikenal. Tapi mereka punya jurus ampuh untuk bisa dikenal dengan single terbaru, Sudah Cukup Sudah yang video klipnya di garap di Studio Alam TVRI, Depok, Jawa Barat, belum lama ini.
“Kita sebenarnya gak nyangka bisa berhasil di Malaysia. Kita berterima kasih sama semua yang telah membantu kita,” tutur Denis.
Dia melanjutkan, aransemen musik pop rock Melayu yang mereka mainkan tentu jadi modal utama bisa sukses, apalagi genre itu masih pemain utama di industri musik Indonesia.
“Lagu ini sudah dibuat tahun 2010 lalu, tapi rasanya pas untuk dikeluarkan saat ini. Kita ingin genre pop rock Melayu bisa bersanding dengan genre lainnya, seperti musik yang dimainkan boyband,” katanya.
Masyarakat Malaysia yang gandrung dengan musik Nirwana, apakah berarti kuintet ini berniat tinggal di sana?
Produser band, Afie Teguh, sembari tersenyum mengatakan hingga kini Nirwana belum dapat memberikan jawaban pasti apakah mereka akan hijrah ke Malaysia atau mencoba menembus industri musik di Indonesia.
“ Kami tetap cinta Indonesia akan tetapi kami akan sangat bangga jika suatu saat nanti karya kami juga dilirik oleh negara tetangga dan diakui sebagai karya terbaik. Soal itu kita lihat saja nanti,” tutup Afie.
Senin, 20 Mei 2013 16:23 WIB
Senin, 20 Mei 2013 12:18 WIB
Senin, 20 Mei 2013 11:28 WIB