Andre Hehanusa Kecewa Lagunya Digubah Sembarangan

Egie Gusman - Okezone
Rabu, 9 Mei 2012 17:31 wib
Andre Hehanusa (Foto: Egie/Okezone)
Andre Hehanusa (Foto: Egie/Okezone)

JAKARTA- Penyanyi sekaligus pencipta lagu Andre Hehanusa mengaku sangat peduli dengan industri musik di Tanah Air. Terutama bagi pencipta lagu dan masalah royalti.

Maka dari itu, dirinya lebih memilih untuk bergabung dengan Yayasan KCI (Karya Cipta Indonesia) untuk menangani masalah royalti para pencipta lagu.

"Saya merasa KCI merupakan yayasan yang ditunjuk undang-undang. Saya di generasi tahun 90, saya harus masuk. Dengan keberadaan saya semoga saya bisa bersihkan dan jalankan dengan baik," ujar Andre saat ditemui dalam acara perkenalan pengurus baru KCI di Tee Box Cafe, Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Apalagi, pelantun "Bidadari" itu pernah mendapati lagu ciptaannya di sebuah tempat karaoke di Balikpapan, Kalimantan, yang sudah diubah musiknya. Dengan terlibat di KCI, dirinya bertekad akan menangani kasus yang dianggapnya ilegal.

"Saya pernah masuk ke karaoke di Balikpapan, tapi lagu itu tidak pernah saya buat untuk format karaoke judulnya, "Kekasihku" di album pertama saya dengan tidak original. Itu yang perlu saya pertanyakan," katanya.

Diakui Andre, selama berada di KCI dirinya tidak pernah mengalami masalah apapun. Sebagai pencipta lagu, Andre juga mendapat hak ekonomi sebagai pencipta lagu. Andre juga mengajak kepada seluruh penyanyi baru untuk lebih mengetahui hak-haknya.

"Lagu saya yang "Bidadari" bisa saya buat dengan bentuk apa saja. Itu yang dipercayakan ke KCI sebagai performing rightsnya. Penyanyi lain, mereka ingin tenar dan cepat publish, akhirnya menyerahkan haknya ke pihak lain, sah-sah saja memang, tapi enggak semua milik recording. Itu yang harus mereka tahu," tandasnya.

(tre)false
mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry