Usai Adu Mulut, FUI "Sweeping" Ruhut Sitompul

Fiddy Anggriawan - Okezone
Selasa, 22 Mei 2012 18:24 wib
Ruhut Sitompul (Foto: Okezone)
Ruhut Sitompul (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sejumlah aktivis Forum Umat Islam (FUI) melakukan sweeping terhadap anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul, usai rapat dengar pendapat antara ormas FUI dengan Komisi III dihentikan.

Rapat dihentikan karena adanya adu mulut antara Ruhut dengan Sekjen FUI, Al Khattah, yang protes karena Ruhut mengatakan, "Pemerintah yang sah harus kita dukung dan jangan coba-coba bertindak anarkis. Kita mendukung semua keputusan polisi dan apapun keputusan pemerintah harus dihormati jangan anarkis. Ormas pun kalau anarkis dibubarkan."

Pimpinan Rapat dari Fraksi PKS, Natsir Djamil, menghentikan rapat karena situasi memanas. Kemudian, dua orang aktivis FUI, di antaranya Alfian, Ketua Majelis Interlektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI), langsung menghampiri Ruhut dan dengan nada keras menanyakan pernyataan Ruhut.

"Maksud Anda apa mengatakan itu," teriaknya. "Ini rumah saya, saya berhak mengatakan apapun," balas Ruhut sambil berdiri dari tempat duduknya.

Pengamanan dalam DPR pun langsung bergerak mengamankan Ruhut ke ruang sekretariat DPR, di belakang tempat duduk pimpinan Komisi III DPR. Puluhan aktivis langsung keluar ruang rapat dan mencari keberadaan Ruhut.

"Mana itu provokator. Dia itu yang bikin kita jadi anarkhis," teriak salah satu aktivis.

Mereka sempat mengitari ruang rapat Komisi III selama 10 menit. Kemudian, Sekjen FUI Al Khattat meminta semua anggotanya meninggalkan Komisi III.

"Seluruh anggota Komisi III bagus kecuali si Poltak (Ruhut)," kata Al Khathath. Mereka pun turun ke bawah menjauhi ruang rapat komisi III.

Selang 30 menit kemudian, Ruhut Sitompul keluar dari ruang sekretariat Komisi III sambil tersenyum tanpa khawatir sedikit pun dan langsung memanggil wartawan.

"Sini-sini, saya mau ngomong," tandas Ruhut, sambil tersenyum. (uky)

(nsa)
mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry
  • wongcilik - 0 Tanggapan
    Semua benar!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • agus - 0 Tanggapan
    mana polisi, gedung+ruang dpr di sweeping cuma diem doank, mau jadi apa negara ini preman2 berkedok agama dibiarkan begitu saja. api kalau dibiarkan terbakar walaupun kecil lama2 bakal besar juga. mang bangsa ini ga berpendidikan, ga berperilaku manusia cuma perilaku kehewanan. berusaha menjadi terhebat karena sok jagoan doank, berani ga lo pada single satu lawan satu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • haha - 0 Tanggapan
    Nah, si Ruhut anggota Dewan Terhormat, waktu SDnya dulu tamat ga xe, kalo tamat berarti dia tamatin pelajaran PMP yg dasar, kalo ga tamat ya jd begini ni akhirnya. Ga di rapat, ga dimana2, bisanya bkn ribuuutt doank. MANUSIA SAMPAH kyk dia bnyk tu Indonesia, bertebaran malah.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jihad - 0 Tanggapan
    eh ruhut jgnbanyak bacot luh...sebenarnya lu yg suka bikin anarkis..setiap ada muswarah pasti lu bikin ribut..kayanya harus dieripelajaran tu si mulut besar
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Pak,e ndewor - 0 Tanggapan
    To FUI,bubarkan aja tuh si ruhut provokator, jangan lama2,ah kesuwen. Nunggu apa lagi.kita msh muda blm byk beban. Maju FUIku.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.