Angie Hanya Diperiksa Terkait Korupsi Kemendiknas

Mustholih - Okezone
Selasa, 29 Mei 2012 16:06 wib
Angelina Sondakh (Foto: Heru H/okezone)
Angelina Sondakh (Foto: Heru H/okezone)

JAKARTA - Teuku Nasrullah, pengacara tersangka suap pembangunan wisma atlet SEA Games, Angelina Sondakh, menyebut penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa kliennya terkait tuduhan menerima suap di pembahasan anggaran Kementerian Pendidikan Nasional.
 
"Tidak ada soal Kemenpora. Terkait hanya dengan Kemendiknas," kata Nasrullah di KPK, Jakarta Selatan, Selasa (29/5/2012).
 
Namun, Nasrullah menolak menjelaskan detail materi pemeriksaan Angie. Dia berkilah bisa menerima sanksi dari penyidik jika membuka materi pemeriksaan kliennya tersebut. "Saya tidak bisa ungkapkan itu kewenangan penyidik. Saya bisa dikenakan sanksi," ungkap Nasrullah.
 
Angelina Sondakh kembali diperiksa KPK ihwal dugaan suap yang membelitnya di proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan Nasional. Di dua kementerian itu, Angie disebut menerima suap proyek Wisma Atlet Kemenpora dan menerima suap pembangunan serta pengadaan di proyek Kemendiknas untuk sejumlah Perguruan Tinggi Negeri.
 
Namun, Nasrullah kembali menegaskan tidak ada pemeriksaan soal proyek Kemenpora. "Hanya soal pembahasan Kemendiknas," beber dia.
 
Menurut Nasrullah, Angie telah menjelaskan pembahasan anggaran yang dianggapnya berjalan bersih. Nasrullah mengatakan pemeriksaan tidak menyinggung soal 'proyek' Angie. "Tidak ada pertayaan terkait proyek. Yang ditanyakan terkait program pemerintah yang diajukan ke Komisi III yang disampaikan oleh Kemendiknas. Setelah itu dibahas di pantia anggaran lalu dikembalikan ke Komisi III. Komisi III menyerahkan kembali ke pemerintah," beber Nasrullah.
 
Angelina sendiri tersangkut kasus suap wisma atlet setelah dituding oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini meringkuk di penjara Cipinang, Muhammad Nazaruddin. Nama lain yang disebut Nazar antara lain I Wayan Koster.
 
Fakta di persidangan, berdasarkan kesaksian mantan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manullang, Angie pernah meminta, melalui layanan BlackBerry Messenger (BBM), perihal dana fee proyek Wisma Atlet. Mantan Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis, mengaku pernah meminta supir bernama Luthfi mengantarkan paket uang Rp5 miliar untuk Angie dan anggota Komisi X DPR Fraksi PDIP, I Wayan Koster.

(lam)false
mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry
BACA JUGA ยป