"Andika Didenda Rp1 Miliar Terlalu Murah"

Tomi Tresnady - Okezone
Rabu, 11 Juli 2012 12:23 wib
Andika (kedua dari kanan) (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)
Andika (kedua dari kanan) (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)

JAKARTA - Andika resmi dipecat oleh manajemen Kangen Band, Positif Art,  pada 22 Juni 2012. Pemimpin Positif Art, Jana, memberikan syarat kepada Andika untuk membayar Rp1 miliar jika ingin kembali ke band yang berdiri sejak 6 Juni 2005 itu.
 
Menurut Head of marketing Warner Music Hendra Tanusaputra, Warner Music sebagai label yang menaungi Kangen Band selama ini, belum menerima surat resmi pengunduran Andika dari band.  Namun Hendra memberikan penjelasan mengenai denda Rp1 miliar kepada vokalis yang khas dengan gaya rambut poni lempar itu.
 
“Kalau menurut saya, denda uang Rp1 miliar itu terlalu murah,” kata Hendra Saat berbincang dengan Okezone melalui telefon genggamnya.
 
Hendra  juga menginginkan ada pembicaraan lagi antara manajemen Positif Art dengan Andika untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.
 
“Kita inginnya semua kelar saja, Andika tetap jadi vokalis Kangen Band, atau nanti ada vokalis baru. Yang penting bagi kita bisa jalan dengan baik-baik,” jelasnya.
 
Sekadar diketahui, Andika telah menandatangi kontrak solo dengan label Quirino Music. Dia meluncurkan single solo berjudul “Perjalanan Hidup”. Lagunya pernah diputar di radio-radio seluruh Indonesia. Namun, karena Warner Music menganggap kontrak Andika bermasalah karena “selingkuh” dengan label lain, maka NSP di provider dihentikan sementara.
 
Perwakilan dari Quirino, Rafa, mengungkapkan kepada Okezone, dirinya merasa kecewa pihak provider menghentikan NSP lagu Andika. Kondisi itu berimbas pada promo solo yang harus dihentikan.
 
“Kita percuma kan kalau promo tapi NSP dihentikan, nanti penghasilan dapat dari mana lagi?” tutupnya.

(tre)false
mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.