"Stay Strong", Tulis Paul McCartney untuk Pussy Riot

Syukri Rahmatullah - Okezone
Jum'at, 17 Agustus 2012 14:11 wib
Personel Pussy Riot yang dipenjara (foto: Billboard)
Personel Pussy Riot yang dipenjara (foto: Billboard)

LOS ANGELES- Dukungan kepada tiga orang rocker wanita, Pussy Riot, yang dipenjara karena menghina pemimpin Rusia Vladimir Putin, terus mengalir. Setelah Madonna dan Bjork, kini Paul Mc Cartney juga mendukung mereka.
 
“Saya menulis untuk menunjukkan dukungan kepadamu di saat-saat sulit,” kata McCartney dalam tulisan di Twitter-nya, Jumat (17/8/2012).
 
Nadezhda Tolokonnikova (22), Maria Alyokhina (24), and Yekaterina Samutsevich, (29) melakukan aksi mereka dengan menyanyikan lagu “Punk Prayer” di Gereja Kristen, Savior di Moskow. Dalam lagunya, mereka menilai gereja tersebut sudah terlalu dekat dengan Kremlin dan menyerukan kepada Bunda Maria untuk mengusir Putin. Mereka pun diusir pihak keamanan.
 
Bulan Maret, mereka bertiga ditangkap dan dipenjara atas aksi mereka tersebut.
 
“Saya ingin kalian tahu bahwa saya sangat berharap otoritas Rusia mendukung kebebadan berbicara kepada warga mereka dan tidak perlu menjatuhi hukuman atas protes kalian, selama tidak menyakiti orang lain dalam melakukannya. Saya percaya itu adalah cara terbaik untuk memajukan masyarakat”.
 
Dia melanjutkan, “Saya berharap kalian tetap kuat dan percaya banyak orang seperti diriku yang mendukung kebebasan berbicara akan melakukan apapun dengan kekuatan yang kami miliki untuk mendukung kalian dan ide-ide seni terhadap kebebasan”.

(uky)false
mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry